Kota Sorong (hidayatullahsorong.id) – Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah se–Papua Barat Daya sukses digelar pada Selasa, 23 Desember 2025, bertempat di Kampus Hidayatullah Kota Sorong. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam penguatan konsolidasi organisasi serta pengokohan peran dakwah, pendidikan, dan pelayanan umat di wilayah Papua Barat Daya.
Musda tersebut dihadiri oleh unsur Dewan Murabbi Wilayah (DMW), Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Papua Barat Daya, serta para pengurus dan kader Hidayatullah dari berbagai daerah. Kehadiran para unsur pimpinan dan pengurus ini menunjukkan semangat kebersamaan serta komitmen bersama dalam meneguhkan arah gerak organisasi ke depan.
Salah satu agenda utama Musda adalah pelantikan empat Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah di wilayah Papua Barat Daya. Pelantikan ini menandai dimulainya amanah baru bagi para pengurus daerah untuk menjalankan roda organisasi secara lebih terstruktur dan profesional, sejalan dengan visi dan misi Hidayatullah.

Dalam sambutannya, Ketua DPW Hidayatullah Papua Barat Daya, M. Sanusi, mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk senantiasa bersabar dalam menyikapi setiap amanah dan tantangan yang dihadapi. Ia menekankan bahwa amanah kepengurusan merupakan bentuk kepercayaan yang harus dijalankan dengan keikhlasan, kesungguhan, dan tanggung jawab.
“Kesabaran adalah kunci dalam mengelola organisasi. Amanah ini bukan beban, tetapi ladang ibadah yang harus dijalani dengan penuh kesadaran dan keikhlasan,” ujar M. Sanusi. Ia juga berpesan agar kepengurusan yang telah terbentuk segera melengkapi administrasi organisasi, khususnya yang berkaitan dengan legalitas di pemerintahan, seperti pendaftaran dan pelaporan ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

Sementara itu, Anggota DMW Hidayatullah, Nasran, dalam arahannya menyampaikan bahwa amanah kepengurusan merupakan sarana untuk memperbaiki diri, terutama dalam meningkatkan kualitas iman dan kepribadian kader. Ia menegaskan bahwa kader Hidayatullah harus siap ditempatkan di mana pun tanpa rasa ragu, karena setiap tempat adalah ladang dakwah.
“Kita ditakdirkan sebagai khalifah di muka bumi. Di mana pun kita berada, di situlah tanggung jawab dakwah dan perbaikan umat harus dijalankan,” tegas Nasran.

Seluruh rangkaian acara Musda berlangsung dengan tertib dan lancar. Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur dan harapan agar seluruh pengurus diberikan kekuatan dalam menjalankan amanah, serta dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan soliditas organisasi./nz









