KOTA SORONG (hidayatullahsorong.id) — Muslimat Hidayatullah Papua Barat Daya menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) sebagai langkah strategis dalam memperkuat arah gerak organisasi ke depan. Kegiatan yang mengusung tema “Konsolidasi Jati Diri dan Transformasi Organisasi Menuju Muslimat Hidayatullah yang Mandiri dan Berpengaruh” ini berlangsung selama dua hari, pada 1–2 Mei 2026 / 13–14 Dzulqaidah 1447 H, bertempat di Kampus Hidayatullah Kota Sorong.
Rakerwil ini dihadiri oleh jajaran pengurus serta anggota Muslimat Hidayatullah dari berbagai daerah di Papua Barat Daya. Kehadiran para tokoh penting organisasi turut memberikan warna dan arah dalam pelaksanaan kegiatan ini, di antaranya Ketua Dewan Murabbi Wilayah (DMW) Papua Barat Daya, Ustadz Sudirman Ambal, serta Ketua DPW Hidayatullah Papua Barat Daya, M. Sanusi.
Dalam arahannya, Ustadz Sudirman Ambal menekankan pentingnya penguatan spiritual dan kedisiplinan anggota melalui Gerakan Nawafil Hidayatullah (GNH). Ia mengingatkan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh program kerja, tetapi juga oleh kualitas ruhiyah para anggotanya. Oleh karena itu, ia mendorong agar GNH terus digiatkan, disertai dengan sistem kontrol dan monitoring yang berkelanjutan di setiap lini keanggotaan. Selain itu, ia juga menegaskan pentingnya kemandirian ekonomi sebagai salah satu pilar utama kekuatan organisasi, serta perlunya merangkul alumni untuk diberikan pembinaan secara berkesinambungan.
Sementara itu, Ketua DPW Hidayatullah Papua Barat Daya, M. Sanusi, dalam sambutannya menyoroti peran strategis Muslimat Hidayatullah dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Ia mengingatkan bahwa organisasi ini harus mampu menjadi pelopor dalam menghadirkan solusi dan manfaat yang luas, baik dalam bidang sosial, pendidikan, maupun dakwah.
Ketua Muslimat Hidayatullah Papua Barat Daya, Fajriah, dalam pernyataannya menyampaikan komitmen kuat seluruh pengurus dan anggota untuk menjaga semangat kebersamaan. Ia menegaskan bahwa Rakerwil ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan menyatukan langkah dalam menjalankan roda organisasi secara lebih terarah dan progresif.
“Melalui forum ini, kami berkomitmen untuk terus bergerak maju, memperkuat jati diri organisasi, serta meningkatkan kontribusi nyata bagi umat dan masyarakat,” ujar Fajriah.
Dengan terselenggaranya Rakerwil ini, diharapkan Muslimat Hidayatullah Papua Barat Daya mampu tampil sebagai organisasi perempuan Islam yang mandiri, solid, dan berpengaruh, serta siap menjawab tantangan zaman dengan langkah-langkah strategis yang berkelanjutan./nz
Penulis : admin









