SORONG (hidayatullahsorong.id) – Ada suasana yang berbeda di Lapangan Utama Pondok Pesantren Hidayatullah Kabupaten Sorong pada Ahad pagi, 17 Mei 2026.

Sejak pukul 07.00 WIT, halaman pesantren mulai dipenuhi berbagai aktivitas yang tidak hanya menghadirkan keramaian, tetapi juga memperlihatkan kuatnya semangat kebersamaan dalam membangun generasi penghafal Al-Qur’an. Di balik deretan stand bazar dan ramainya pengunjung, tersimpan satu tujuan besar yang membuat banyak orang mulai penasaran dengan kehidupan dan perjuangan di dalam pesantren.
Kegiatan bertajuk Bazar Amal Pembangunan Asrama Tahfidz ini digelar sebagai bagian dari upaya pembangunan asrama baru bagi para santri tahfidz. Menariknya, kegiatan ini tidak hanya melibatkan satu atau dua kelompok saja, tetapi menjadi ruang kolaborasi berbagai unsur keluarga besar Hidayatullah. Mulai dari GMT Kabupaten Sorong, Mushida (Muslimat Hidayatullah Sorong), Ikamawas, alumni wali santri, orang tua santri , dewan guru MTs-MA, hingga masyarakat sekitar turut ambil bagian dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Bazar ini bukan sekadar tempat jual beli makanan semata. Lebih dari itu, kegiatan ini menghadirkan gambaran nyata tentang bagaimana sebuah pesantren tumbuh dengan semangat gotong royong dan kepedulian umat. Setiap stand yang berdiri membawa cerita tentang harapan, perjuangan, dan cita-cita untuk menghadirkan tempat tinggal yang lebih baik bagi para santri penghafal Al-Qur’an.

Banyak pengunjung yang datang bukan hanya untuk berbelanja, tetapi juga ingin melihat lebih dekat kehidupan di lingkungan pesantren. Ada rasa penasaran tentang bagaimana para santri belajar, menghafal Al-Qur’an, menjalani aktivitas harian, hingga bagaimana pesantren membangun karakter dan kedisiplinan para generasi muda. Suasana kekeluargaan yang terasa hangat di tengah kegiatan membuat banyak orang menyadari bahwa pesantren bukan hanya tempat menuntut ilmu agama, tetapi juga pusat pembinaan akhlak, kemandirian, dan kepedulian sosial.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa pembangunan pesantren tidak hanya menjadi tanggung jawab internal lembaga, tetapi menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat. Semangat berbagi yang terlihat sepanjang acara menunjukkan bahwa setiap kontribusi, sekecil apa pun, memiliki arti besar bagi masa depan pendidikan Islam.
Melalui Bazar Amal ini, Pondok Pesantren Hidayatullah Kabupaten Sorong seakan membuka pintu kepada masyarakat untuk melihat lebih dekat dunia pesantren yang penuh perjuangan, kebersamaan, dan cita-cita besar dalam mencetak generasi Qur’ani di masa depan./nz









