SORONG (hidayatullahsorong.id) – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan, Lembaga pendidikan Integral Hidayatullah (LPIH) Kabupaten Sorong menggelar Rapat Kerja (Raker) pada 8-9 Muharama 1448 H / 23–24 Juni 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Kampus Hidayatullah Kabupaten Sorong ini menjadi momentum penting dalam mengevaluasi capaian program sekaligus menyusun arah kebijakan pendidikan untuk satu tahun ke depan.
Raker diikuti oleh seluruh unsur pendidikan di lingkungan Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Kabupaten Sorong, mulai dari kepala unit pendidikan RA Al-Hidayah, MI Integral Hidayatullah, MTs Integral Hidayatullah, MA Integral Hidayatullah, kepala Diniyah, ketua keasramaan/kepengasuhan, hingga dewan guru. Kehadiran para pemangku kepentingan pendidikan tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam membangun sistem pendidikan yang terintegrasi dan berorientasi pada peningkatan mutu.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Kabupaten Sorong, Anang Ma’ruf, S.Pd.I. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi atas terselenggaranya rapat kerja sebagai sarana konsolidasi dan perencanaan program pendidikan. Menurutnya, program kerja yang disusun hendaknya realistis dan dapat diwujudkan secara optimal.
“Program yang dibuat tidak perlu muluk-muluk. Yang terpenting adalah program tersebut dapat dilaksanakan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi kemajuan pendidikan serta pembinaan santri,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Departemen Pendidikan dan Kepesantrenan Yayasan, Ustadz Kamarudin, Lc., menyampaikan paparan mengenai arah pengembangan pendidikan dan penguatan sinergi antarunit dalam menghadapi tantangan tahun ajaran mendatang. Ia menekankan pentingnya kesamaan visi dan kolaborasi seluruh elemen pendidikan agar target yang telah ditetapkan dapat dicapai secara maksimal.

Secara resmi, rapat kerja dibuka oleh Pengawas Yayasan, Nasran, S.Pd.I. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa perencanaan yang matang merupakan salah satu kunci keberhasilan lembaga pendidikan. Karena itu, setiap program yang dirumuskan harus berorientasi pada peningkatan kualitas layanan pendidikan, pembinaan karakter, serta penguatan budaya kerja yang profesional.
Pelaksanaan raker dibagi menjadi dua sesi utama. Sesi pertama berfokus pada evaluasi program tahun ajaran sebelumnya, yang mencakup identifikasi capaian, kendala, serta peluang pengembangan. Adapun sesi kedua diarahkan pada perumusan program kerja Tahun Ajaran 2026/2027, dengan mempertimbangkan kebutuhan masing-masing unit pendidikan dan pesantren.
Sebagai penutup, seluruh peserta menyepakati sejumlah rekomendasi strategis yang menjadi hasil rapat kerja. Rekomendasi tersebut diharapkan menjadi pedoman dalam pelaksanaan program pendidikan selama satu tahun ke depan sehingga mampu mendorong peningkatan mutu lembaga, kualitas pembelajaran, serta pembinaan santri yang lebih optimal.
Secara keseluruhan, kegiatan Rapat Kerja Pendidikan Integral Hidayatullah Kabupaten Sorong berlangsung dengan lancar, penuh semangat kebersamaan, dan menghasilkan berbagai rumusan program yang diharapkan mampu membawa kemajuan bagi pendidikan Hidayatullah di Kabupaten Sorong pada tahun ajaran 2026/2027.









