Kabupaten Sorong (hidayatullahsorong.id) – Semangat memperkuat ukhuwah, kepemimpinan, dan ekspansi dakwah mewarnai pelaksanaan kegiatan Lailatul Ijtima’ Hidayatullah Papua Barat Daya yang mengusung tema “Rekatkan Jamaah, Kuatkan Imamah & Genjarkan Ekspansi.”
Kegiatan yang menjadi agenda strategis Departemen Perkaderan DPW Hidayatullah Papua Barat Daya ini berlangsung pada 6-7 Muharam 1448 H / 21–22 Juni 2026 di Kampus Madya Hidayatullah Kabupaten Sorong.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh para pengurus dan kader dari berbagai daerah, di antaranya DPD Hidayatullah Kota Sorong, DPD Hidayatullah Kabupaten Sorong, DPD Hidayatullah Sorong Selatan, dan DPD Hidayatullah Raja Ampat. Kehadiran para peserta menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahim, menyamakan persepsi, sekaligus memperkuat konsolidasi gerakan dakwah di wilayah Papua Barat Daya.
Dalam suasana yang penuh kehangatan dan semangat kebersamaan, para peserta mengikuti berbagai agenda pembinaan yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman terhadap nilai-nilai perjuangan dan arah gerak organisasi. Kegiatan ini juga menjadi wadah evaluasi sekaligus penguatan komitmen kader dalam menjalankan amanah dakwah dan pelayanan umat.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Dewan Murabbi Wilayah (DMW) Hidayatullah Papua Barat Daya, KH.Sudirman Ambal, menekankan pentingnya setiap kader memahami organisasi Hidayatullah secara utuh. Menurutnya, pemahaman yang baik terhadap lembaga akan melahirkan sikap yang positif dalam menyikapi berbagai kebijakan organisasi.
“Setiap kader perlu memahami organisasi ini dengan baik, termasuk ketika ada kebijakan-kebijakan yang ditetapkan. Terkadang masih ada kebijakan yang kurang mendapat respons positif, padahal salah satu implementasi syahadat adalah sikap menyerahkan diri kepada Allah SWT sebagai bentuk transaksi keimanan antara hamba dengan Rabb-Nya,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPW Hidayatullah Papua Barat Daya, M. Sanusi, dalam arahannya menyampaikan tiga fokus utama konsolidasi yang harus terus diperkuat oleh seluruh kader. Ketiga fokus tersebut meliputi konsolidasi jati diri, konsolidasi organisasi, dan konsolidasi wawasan.
Menurutnya, ketiga aspek tersebut merupakan fondasi penting dalam menjaga kesinambungan perjuangan Hidayatullah di tengah dinamika masyarakat dan tantangan dakwah yang semakin kompleks. Dengan jati diri yang kuat, organisasi yang solid, serta wawasan yang luas, kader diharapkan mampu menjalankan peran dakwah secara lebih efektif dan berdampak.
Selain agenda pembinaan kader, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi Peraturan Organisasi (PO) Keuangan yang disampaikan oleh Bendahara DPW Hidayatullah Papua Barat Daya. Sosialisasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan tata kelola administrasi dan keuangan organisasi agar semakin profesional, transparan, dan akuntabel.
Melalui kegiatan Lailatul Ijtima’ ini, Hidayatullah Papua Barat Daya menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat jamaah, memperkokoh kepemimpinan, dan mengakselerasi ekspansi dakwah demi terwujudnya peran organisasi yang semakin besar dalam membangun umat, bangsa, dan peradaban Islam di wilayah Papua Barat Daya.









