KOTA SORONG (hidayatullahsorong.id) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh santri Pondok Pesantren Al-Mawaddah Hidayatullah Kab. Sorong. Kali ini, keberhasilan datang dari bidang kuliner melalui ajang Halal Chef Competition 2026, di mana Tazkiah Nur Sabrina, santri kelas XI MA Integral Hidayatullah, berhasil meraih Juara I setelah menyisihkan para pesaing dari berbagai pondok pesantren di Sorong Raya.

Kompetisi tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan Road to FESyar KPwBI Provinsi Papua Barat: TORANG MUAMALAH 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Papua Barat di Hotel Paragon Kota Sorong, 2-3 Juli 2026.
Dalam perlombaan itu, Tazkia bersaing dengan empat peserta terbaik lainnya yang mewakili pesantren-pesantren se-Sorong Raya. Berkat kreativitas, ketelitian, serta kemampuan mengolah hidangan halal yang berkualitas, ia berhasil memikat perhatian dewan juri dan keluar sebagai juara pertama.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa santri tidak hanya unggul dalam pendidikan agama dan akademik, tetapi juga mampu berprestasi di bidang keterampilan dan kewirausahaan. Prestasi Tazkia sekaligus menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Al-Mawaddah Hidayatullah Kabupaten Sorong yang selama ini terus mendorong pengembangan potensi peserta didik secara menyeluruh.
Sebagai informasi, Road to FESyar KPwBI Provinsi Papua Barat mengusung tema “Penguatan Rantai Nilai Halal Daerah Melalui Sinergi Ekosistem dan Inovasi Usaha Syariah yang Inklusif dan Berkelanjutan.” Kegiatan tahunan ini merupakan bagian dari upaya nyata Bank Indonesia dalam memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah sekaligus mendorong pertumbuhan industri halal di daerah.
Lebih dari sekadar ajang perlombaan, Halal Chef Competition menjadi sarana pembinaan karakter, peningkatan keterampilan, serta pengembangan jiwa kewirausahaan bagi generasi muda. Melalui kompetisi ini, para peserta didorong untuk menghadirkan inovasi kuliner yang tidak hanya lezat dan kreatif, tetapi juga memenuhi prinsip-prinsip halal serta memiliki daya saing di industri makanan yang terus berkembang.
Prestasi yang diraih Tazkiah Nur Sabrina diharapkan menjadi inspirasi bagi para santri lainnya untuk terus mengembangkan bakat dan kemampuan di berbagai bidang. Keberhasilan tersebut juga mempertegas bahwa pesantren mampu melahirkan generasi muda yang berkarakter, kompeten, dan siap berkontribusi dalam pembangunan ekonomi syariah Indonesia melalui inovasi dan kreativitas.









